Hai Gadis kecil berkepang dua
masihkah kau terlelap saat ayah ibumu berangkat kerja
Aku rasa iya..
Hai gadis kecil berkepang dua
Masihkah ingatkah saat kita
berceloteh antara jodoh dan
belahan jiwa
Aku rasa semua ada benarnya
Dan yakinlah Beberapa orang pernah merasakannya
Hai gadis kecil berkepang dua
Saat hatinya berlabuh, di
sanalah jiwanya terasa utuh
Karena lima huruf telah diberi
makna
Hai gadis kecil berkepang dua
Walau rasa itu disambut dengan kebencian
Engkau akan
selalu tersenyum mengingatnya
Hai gadis
kecil berkepang dua
Waktu takkan
berulang
Jurang telah
memisahkan
Hanya
ingatan yang selalu terngiang
Hai gadis
kecil berkepang dua
Tanpa ruang
kita berbicara
Tanpa
dimensi kita bercengkrama
Dalam
bias—bias ingatan kita bercanda
Damai dan mendamaikan….

No comments:
Post a Comment