Basa Basi Ejakulasi

Sebab menulis adalah saluran orgasme otak dan hati. Terserah apa yang mau ditulis. Toh pada akhirnya ketemu jua.

Saturday, 16 April 2011

Surat dari Pelayan


Hari ini lebih mengerti pemaknaan tentang kehidupan,
kenapa sih seseorang itu sok tahu padahal orang itu tak tahu...
kenapa kebenaran dianggap kebohongan..
kenapa kebohongan dianggap suatu kebenaran...
Hanya sedikit sekali yang kamu tahu tentangku...
Sesuatu yang main main dianggap serius dan sesuatu yang serius kamu anggap main-main..
Aku akan tetap ada jika engkau butuhkan...Jika aku mampu dan masih ada.
Kadang aku tertawa melihat diriku, apalagi saat aku berkaca, dalam hatiku berkata Tuhan sangat sayang padaku sampai aku tumbuh sebesar ini...
bahkan tetangga, saudara, kawan takkan menyangkanya.
Filosofi yang kubuat untukku memang benar " pelayan yang hidup diantara putri cantik dan pangeran yang rupawan".
Kata-kata yang terlontar selalu salah kaprah, kata - kata tersebut untuk kamu, bukan untukku. jika kau ingin tahu, tanya orang terdekatku, itupun kalau dia mau menceritakannya.
Yang aku pikirkan sekarang adalah berbuat baik untuk orang - orang yang mau menerimanya, kan kuberikan waktu, tenaga, maupun pikiran, kalau untuk material jelas aku tidak bisa berbuat banyak, karena aku bukan berada."ininya kalau aku makan maka kawanku harus makan".
Mungkin beberapa orang menganggapku bodoh,termasuk orang tuaku sendiri, tetapi terserah apa kata mereka, yang penting tuhan tidak melarangnya.
Dan untuk urusan wanita aku selalu terbelakang, dan terlalu bodoh.
Sepertinya tuhan selalu memberiku batasan utukku menyangkut mereka, dan lebih parahnya lagi untuk memandang mereka saja terasa sangat berat,pandanganku seketika tertunduk bila berpapasan dengan mereka, akan tetapi bukan berarti aku tak berani bertatapan dengan mereka.
Kedengaranya memang konyol, tetapi itulah kenyataanya, dan sekali lagi aku tertawa, lagi lagi dalam hatiku berkata, Tuhan sangat sayang padaku.hahahahahhaaa
Menginjak kepala 2, aku semakin penasaran, perempuan seperti apa yang akan di persiapkan Tuhan untukku.
Orang - orang sering mengatakan bahwa aku terlalu milih, boro - boro milih dipilihpun tidak.
Kadang mereka bertanya, siasat apa yang di gunakan olehku untuk mendekati kaum hawa,jawabanku cukup singkat." tidak ada". semuanya mengalir apa adanya, intinya aku berbuat baik untuk mereka, berusaha berlaku jujur pada mereka.Hal itulah yang membuat diriku tak pernah terpaksa dan merasa terpaksakan, dan melihat seseorang yang ku sayang tersenyum, hal itu lebih dari cukup,semua yang terbebankan terasa hilang.hal ini konyol, tetapi inilah aku dengan segala kebodohanku.
Aku hanya berpesan padamu "girl", seperti apa yang di tuliskan Tuhan, " iqra"( Baca ).bacalah segala fenomena yang ada, ada banyak hal yang kamu perlu tahu di luar sana,belajarlah memahami orang di sekitarmu, mereka sangat sayang padamu, bukan sesuatu yang hal yang besar yang mereka perlukan, cukup perhatian kecil saja.
" dan kuberi tahu tentang kata " jangan paksaan",jika di hatimu tidak ada aku jangan di paksa ada, itu maksudnya.dan aku tidak mau menjalin hubungan karena rasa kasihan. aku ingin menjalin hubungan seseorang yang spesial dengan hati yang ikhlas, tak ada tekanan dari siapapun,hatinya memang lepas dan kosong,aku ingin seseorang menerimaku bukan karena kebaikanku, bukan karena pengorbananku, bukan pula karena sesuatu apapun,karena suatu saat jika kebaikanku hilang, pengorbananku tak lagi ada, apakah kau masih menerimaku? itulah mengapa aku bilang tak perlu di paksakan, dan kata - kata tersebut tak ada sangkut pautnya dengan apa2 yang kulakukan selama ini.
Aku pernah bilang bahwa aku sangat susah mencintai mahluk yang namanya perempuan, dan itu memang benar, jangankan memcintai, membuka hatipun terasa berat, jika hatiku mulai tertutup, sukar sekali membukanya.
Dan mungkin kau tak percaya, pertama kalinya ku ucapkapan kata suka pada wanita ketika aku berkepala dua,itu bukan berarti aku tak berani, tapi karena memang aku sangat susah membuka hati untuk mereka.
dan sekarang pilihan ada di tangan anda,dan sekali lagi kubilang " jangan pernah di paksakan", kalau ingin terbang...terbanglah, toh aku juga bukan siapa - siapa dalam kehidupanmu, selama ini yang kulakukan adalah membuatmu tersenyum, maka jika engkau pergi, tetaplah engkau tersenyum walaupun dengan siapa kau disana.
Takkan ada dendam, takkan ada penyesalan,karena membuat kau tersenyum adalah kebahgiaan juga bagiku.
engkau mungkin teryum mengejek membacanya,...
engkau mungkin menghina ketika membacanya...
atau mungkin merasa jijik membacanya...
tetapi itu memang hal yang biasa dalam denyut kehidupanku sebagai seorang pelayan...........

No comments:

Post a Comment